Karl August Möbius: Orang yang Mendefinisikan Simbiosis dan Ekologi Modern

10

Karl August Möbius tidak hanya mempelajari lautan. Dia membantu menemukan cara kita memahaminya.

Lahir di Eilenburg, Prusia, pada tahun 1825, ahli zoologi Jerman ini memulai hidupnya jauh dari biologi kelautan. Dia dilatih menjadi guru sekolah dasar. Dia mengajar di Seesen, jauh di Pegunungan Harz. Baru setelah dia pindah ke Universitas Berlin untuk belajar ilmu alam di bawah bimbingan Johannes Müller, jalannya berubah.

Dia kembali mengajar di Hamburg. Tapi dia terus belajar.

Reputasinya tumbuh. Maka berkembanglah Museum Sejarah Alam Hamburg yang membutuhkannya. Di sana, Möbius mulai menggali kehidupan kompleks karang dan foraminifera. Protozoa kecil ini adalah fokusnya.

Dan dengan melakukan hal tersebut, dia menemukan sebuah penemuan yang masih penting hingga saat ini.

Bagaimana Karl August Möbius Menemukan Simbiosis

Ia menemukan simbiosis pada invertebrata laut.

Kedengarannya seperti definisi yang sederhana sekarang. Namun untuk pertama kalinya, seseorang menyebutkan nama dan mendokumentasikan interaksi jangka panjang yang erat antara berbagai spesies di laut. Möbius melihat bahwa organisme-organisme ini tidak hanya hidup berdekatan satu sama lain. Mereka tinggal bersama satu sama lain.

Ini bukan hanya masalah akademis. Ini mengubah cara para ilmuwan memandang ekosistem.

Sebelumnya, manusia memandang hewan dan tumbuhan sebagai unit yang terisolasi. Möbius menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari jaringan.

Dia juga memiliki kemampuan untuk membantah mitos. Ambil Eozoon canadense. Para ilmuwan sudah lama percaya bahwa itu adalah organisme laut yang hidup. Hewan yang menjadi fosil.

Möbius membuktikan bahwa mereka salah. Itu adalah kumpulan mineral. Tidak lebih.

Mengapa Karyanya dalam Pembibitan Kerang Penting

Möbius tidak hanya tertarik pada teori. Dia peduli dengan biologi perikanan.

Dia menyelidiki bagaimana kerang dan tiram berkembang biak. Dia mempelajari budidaya mutiara buatan.

Mengapa? Karena laut menyediakan makanan. Dan mata pencaharian.

Memahami bagaimana spesies ini berkembang biak membantu kita membudidayakannya secara berkelanjutan. Ini membantu kita mengetahui apa yang terjadi jika kita mengonsumsi terlalu banyak.

Karyanya di bidang ini meletakkan dasar bagi praktik akuakultur modern.

Membangun Akuarium Umum Pertama

Möbius menyukai koleksi.

Pada tahun 1863, ia ikut mendirikan Kebun Binatang Hamburg. Dia juga merancang akuarium publik pertama di Jerman.

Pikirkan tentang itu. Tempat dimana masyarakat bisa melihat biota laut dari dekat. Sebelumnya, sebagian besar masyarakat hanya melihat ikan di pasar atau di tangki pribadi.

Dia menjadikannya mendidik. Itu bukan sekedar pajangan. Itu adalah pelajaran biologi.

Kemudian, sebagai profesor zoologi di Universitas Kiel, ia mendirikan museum untuk institut zoologi pada tahun 1881.

Itu menjadi model.

Institusi lain meniru tata letak dan metodologinya. Ini menetapkan standar bagaimana museum zoologi harus diatur.

Warisan “Fauna der Kieler Bucht”

Karya dua jilidnya, Fauna der Kieler Bucht (Fauna of Kiel Bay), diterbitkan antara tahun 1865 dan 1872.

Buku ini menetapkan metodologi penting untuk ekologi modern.

Itu bukan hanya daftar spesies. Itu adalah studi sistematis terhadap seluruh teluk.

Dia mencatat apa yang hidup