Tangan robot berkembang lebih dari sekedar menggenggam: para peneliti telah mengembangkan desain tiga jari baru yang menggabungkan “kuku” kaku yang secara signifikan meningkatkan kekuatan genggaman dan ketangkasan. Inovasi ini memungkinkan robot untuk menangani tugas-tugas rumit yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, seperti mengupas buah, membuka wadah, dan memanipulasi benda tipis.
Masalah pada Soft Gripper
Kebanyakan gripper robotik mengandalkan bantalan lembut di atas struktur kaku, sehingga menghasilkan ujung jari berbentuk persegi. Meskipun efektif untuk tekanan langsung, desain ini berjuang dengan gaya memutar atau menyamping, sehingga membatasi kemampuan robot untuk beradaptasi dengan objek di dunia nyata. Ujung jari yang lembut saja tidak memiliki presisi yang dibutuhkan untuk banyak tugas.
Solusi Biomimikri
Terinspirasi oleh anatomi manusia, tim di University of Texas di Austin mengintegrasikan struktur kaku di atas ujung jari yang lembut, meniru fungsi kuku. Desain berbentuk oval ini menstabilkan cengkeraman dengan memfokuskan tekanan dan menahan deformasi. Menurut insinyur mesin Dong Ho Kang, “Bentuk persegi hanya beradaptasi dengan baik terhadap gaya yang datang langsung, namun desain kami juga dapat merespons secara fleksibel terhadap gaya puntir atau samping.”
Pengujian dan Hasil
Eksperimen dengan jari robot bermotor menegaskan keunggulan desain ini. Jari-jari dengan kuku menunjukkan kekuatan menggenggam yang lebih kuat, terutama saat memegang benda melengkung. Tanpa paku, ujung jari yang lembut mudah berubah bentuk, sehingga pegangannya tidak stabil. Jari yang dilengkapi paku unggul dalam tugas-tugas yang tidak bisa dilakukan oleh ujung jari yang lembut: mengeluarkan satu lembar kertas dari tumpukan, membuka wadah tertutup, dan mengambil benda tipis seperti koin atau kartu.
Apa Artinya
Pengembangan kuku robotik merupakan langkah penting menuju robot yang lebih fleksibel dan mampu. Kemampuan untuk memanipulasi objek dengan presisi membuka pintu untuk aplikasi di bidang manufaktur, logistik, perawatan kesehatan, dan bahkan bantuan rumah tangga. Pengembangan lebih lanjut untuk memperluas desain ini ke tangan robot penuh akan membuka lebih banyak kemungkinan.
Temuan ini menunjukkan bahwa biomimikri – khususnya meniru desain anatomi manusia – tetap menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan ketangkasan dan kemampuan beradaptasi robot.
