Penyelarasan Langit Langka: Bulan yang Menyembunyikan Bintang Tercerah Secara Singkat di Leo

16

Pada malam tanggal 2 Februari 2026, para pengamat langit di seluruh Amerika Utara dan Afrika barat laut akan menyaksikan peristiwa astronomi yang menakjubkan: bulan akan lewat tepat di depan Regulus, bintang paling terang di konstelasi Leo. Fenomena yang dikenal sebagai okultasi bulan ini akan menyebabkan Regulus menghilang sejenak dari pandangan sebelum muncul kembali tak lama kemudian.

Memahami Okultisme Bulan

Okultasi bulan terjadi ketika bulan bergerak di antara Bumi dan benda langit lainnya, sehingga menghalangi pandangan kita untuk sementara. Hal ini merupakan konsekuensi alami dari orbit bulan dan ukurannya yang terlihat di langit. Regulus, juga disebut Alpha Leonis, adalah bintang yang sangat terkenal: ia lebih panas dan lebih muda dari matahari kita, namun relatif dekat pada jarak 79 tahun cahaya. Namanya berarti “Raja Kecil” dalam bahasa Latin, dan melambangkan hati singa di Leo, sebuah konstelasi yang menonjol di langit musim semi.

Peristiwa ini mudah terlihat dengan mata telanjang, meskipun teropong atau teleskop akan menyempurnakan pengalaman tersebut. Bahkan jika Anda tidak berada dalam jalur yang tepat di mana Regulus menghilang dan muncul kembali, hubungan dekat antara bulan dan bintang akan terlihat dari sebagian besar dunia.

Kapan dan Dimana Menontonnya

Waktu acara bervariasi berdasarkan lokasi. Berikut beberapa contoh waktu untuk kota-kota besar:

  • Kota New York: Hilang pada pukul 20:51. EST, muncul kembali pada 21:54. EST
  • Washington D.C.: Hilang pada pukul 20:51. EST, muncul kembali pada 21:48. EST
  • Boston: Hilang pada pukul 20:53. EST, muncul kembali pada pukul 10:00 malam. EST
  • Chicago: Hilang pada pukul 19:43. CST, muncul kembali pada 20:42. CST
  • Denver: Hilang pada pukul 18:40. MST, muncul kembali pada 19:34. MST

Amerika Utara bagian Timur, beberapa bagian Afrika (Maroko, Aljazair, Spanyol, dan Portugal), dan Eropa barat daya yang ekstrem akan memiliki pemandangan terbaik.

Mengapa Ini Penting

Kegaiban adalah kejadian yang relatif umum, namun tidak terjadi secara acak. Regulus berada di dekat ekliptika – jalur matahari, bulan, dan planet-planet melintasi langit – membuat okultasi tidak bisa dihindari. Bintang terang lainnya di ekliptika, seperti Spica, Aldebaran, dan Antares, juga mengalami kesejajaran serupa.

Bulan saat ini berada dalam siklus okultasi Regulus, yang dimulai pada Juli 2025 dan akan berlanjut hingga Desember 2026. Okultasi tanggal 2 Februari 2026 dianggap paling menguntungkan bagi pengamat Amerika Utara dalam rangkaian ini. Siklus ini berulang kira-kira setiap 18 bulan, dengan rangkaian berikutnya dimulai pada tahun 2035. Mengamati peristiwa-peristiwa ini memberikan data berharga untuk menyempurnakan pemahaman kita tentang mekanika langit dan orbit bulan.

Keselarasan ini merupakan pengingat akan interaksi dinamis antara Bumi, bulan, dan bintang-bintang, sebuah tontonan yang telah memesona para pengamat selama ribuan tahun.