Setelah perjalanan selama satu dekade ke luar angkasa, empat astronot misi Artemis II NASA bersiap untuk kembali ke Bumi. Para kru dijadwalkan mendarat di Samudera Pasifik di lepas pantai San Diego pada hari Jumat ini, menandai berakhirnya misi yang telah melampaui batas-batas eksplorasi manusia.
Sebuah Tonggak Sejarah dalam Eksplorasi Luar Angkasa
Misi Artemis II mewakili lebih dari sekedar penerbangan yang sukses; ini adalah misi berawak pertama ke luar angkasa dalam lebih dari setengah abad. Para kru—terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, bersama Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada—telah menghabiskan 10 hari berkeliling di sisi jauh bulan.
Misi ini berfungsi sebagai ujian kritis bagi teknologi dan ketahanan manusia yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang jauh lebih ambisius: membangun kehadiran jangka panjang di Bulan dan, pada akhirnya, mengirim manusia ke Mars. Dengan berhasil menavigasi lingkungan bulan dan kembali dengan selamat, pesawat luar angkasa Orion membuktikan bahwa umat manusia siap untuk bergerak melampaui Orbit Bumi Rendah.
Jadwal Splashdown dan Detail Penayangan
Jika Anda ingin menyaksikan momen pertemuan kapsul Orion dengan lautan, berikut informasi penting hari Jumat:
- Waktu Splashdown yang Diharapkan: Sekitar 8:07 malam. DAN.
- Liputan Langsung Dimulai: NASA akan mulai menyiarkan perjalanan pulang pada 18:30. DAN.
Tempat Menonton
Anda dapat mengikuti misinya secara langsung melalui beberapa saluran resmi:
– Media Sosial: Akun resmi NASA di YouTube dan X (sebelumnya Twitter).
– Platform Digital: Situs web resmi NASA dan berbagai aplikasi smart TV.
– Pelacakan Real-Time: Bagi mereka yang tertarik dengan spesifikasi teknisnya, situs web AROW NASA menyediakan visualisasi langsung, memungkinkan Anda melacak kecepatan kapsul dan jaraknya dari Bumi secara real-time.
Mengapa Ini Penting
Keberhasilan pendaratan Artemis II memvalidasi protokol keselamatan untuk masuk kembali ke luar angkasa—proses yang jauh lebih penuh kekerasan dan kompleks dibandingkan kembali dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Saat NASA bersiap untuk pendaratan di bulan di masa depan, data yang dikumpulkan dari orbit berawak ini akan berperan penting dalam merancang pesawat ruang angkasa generasi berikutnya dan sistem pendukung kehidupan.
Berakhirnya Artemis II menandai berakhirnya jeda 50 tahun dalam penerbangan luar angkasa berawak, menandakan era baru eksplorasi bulan dan antarplanet.




























