NASA sedang bersiap untuk meluncurkan misi Artemis 2 ke bulan, dan malam ini menandai langkah penting: tumpukan roket besar akan memulai perjalanan lambatnya selama 12 jam menuju Launch Pad 39B di Kennedy Space Center. Peluncurannya, dimulai sekitar pukul 20.00 EDT (00.00 GMT pada tanggal 20 Maret), akan dilakukan oleh Crawler-Transporter 2 – sebuah kendaraan khusus yang dirancang untuk memindahkan rakitan roket kolosal melintasi jarak 4 mil.
Rekap Misi dan Tantangan Sebelumnya
Ini bukan pertama kalinya Artemis 2 melakukan perjalanan ini. Peluncuran awal pada bulan Januari diikuti dengan “latihan pakaian basah” (WDR) untuk menguji sistem roket dan kapsul awak. Namun, kebocoran hidrogen mempersingkat pengujian tersebut sehingga memerlukan perbaikan di lapangan. WDR berikutnya berhasil pada bulan Februari, namun masalah aliran helium memaksa tumpukan tersebut kembali ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) untuk perbaikan lebih lanjut pada awal bulan ini.
Mengapa hal ini penting: Program Artemis mewakili dorongan baru menuju eksplorasi bulan, berdasarkan warisan misi Apollo. Setiap keberhasilan pengujian dan peluncuran sangat penting untuk memastikan keamanan dan keandalan sistem, karena nyawa manusia bergantung pada kinerjanya.
Apa yang Diharapkan Saat Ini
NASA telah mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi WDR yang direncanakan setelah peluncuran ini. Hal ini menunjukkan keyakinan terhadap perbaikan yang dilakukan dan pendekatan yang efisien terhadap tanggal peluncuran 1 April. Misi Artemis 2 akan membawa empat astronot – Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch (semuanya NASA), dan Jeremy Hansen (Badan Antariksa Kanada) – dalam penerbangan 10 hari mengelilingi bulan.
Signifikansi sejarah: Jika berhasil, misi ini akan menandai pertama kalinya manusia melakukan perjalanan melampaui orbit rendah Bumi sejak tahun 1972, membuka babak baru dalam eksplorasi ruang angkasa.
Cara Menonton
Anda dapat mengikuti peluncurannya secara langsung melalui liputan NASA atau melalui Space.com. Perjalanan ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 12 jam, memberikan banyak kesempatan untuk menyaksikan prestasi logistik dalam menggerakkan salah satu roket paling kuat yang pernah dibuat.
Misi Artemis 2 bukan sekadar pencapaian teknologi, namun simbol kerja sama internasional dan keingintahuan abadi umat manusia.
Peluncuran pada tanggal 1 April kini sudah berjalan sesuai rencana, dan dunia akan mengawasi dengan cermat saat NASA bersiap mengirim manusia kembali ke sekitar bulan.






























